Penggunaan Open AI untuk Perkembangan Industri Kreatif di Indonesia


Penggunaan Open AI untuk Perkembangan Industri Kreatif di Indonesia

Industri kreatif di Indonesia terus berkembang dari waktu ke waktu, terutama dengan pertumbuhan teknologi yang semakin pesat. Salah satu teknologi terbaru yang sedang naik daun adalah Open AI atau Artificial Intelligence. Penggunaan Open AI dapat membuka peluang baru dan mengubah cara pandang terhadap bisnis kreatif di Indonesia.

Open AI adalah sistem komputer yang mampu melakukan tugas yang biasanya membutuhkan kemampuan manusia seperti pengenalan wajah, suara, dan bahasa alami. Dalam industri kreatif, Open AI dapat membantu dalam penciptaan karya seni seperti desain grafis, animasi, dan musik. Selain itu, Open AI juga dapat mempelajari perilaku konsumen dan memberikan rekomendasi produk yang tepat.

Menurut Rahman Kurnianto, Founder PT. MCNN, penggunaan Open AI dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan industri kreatif di Indonesia. “Dengan Open AI, produk kreatif dapat diproduksi lebih cepat dengan biaya yang lebih efisien. Selain itu, Open AI juga membuka kemungkinan untuk menciptakan karya seni yang lebih kompleks dan inovatif,” ujarnya.

Salah satu contoh penggunaan Open AI dalam industri kreatif adalah aplikasi Canva. Canva menggunakan teknologi Open AI untuk membuat desain grafis yang lebih indah dan spesifik. Desainer hanya perlu memasukkan informasi dasar seperti logo dan copywriting, kemudian Open AI akan memberikan pemilihan warna, bentuk, dan ukuran yang tepat untuk menciptakan desain yang harmonis sesuai kebutuhan konsumen.

Namun, penggunaan Open AI juga dapat menimbulkan beberapa permasalahan, terutama dalam hal hak cipta. Karya seni yang dihasilkan oleh AI belum diatur dalam hukum hak cipta, sehingga masih memunculkan kekhawatiran bagi pembuat karya seni. Selain itu, penggunaan Open AI dapat menggantikan pekerja manusia dan menimbulkan pengangguran.

Menurut Marti Arvin, Managing Director of Security Compliance Associates, penggunaan Open AI di industri kreatif harus diatur secara ketat oleh pihak berwenang. “Regulasi harus dibuat untuk mengatur penggunaan Open AI dalam industri kreatif. Hal ini akan menjamin hak cipta dan mencegah dampak negatif bagi pekerja manusia,” tuturnya.

Dalam perkembangan industri kreatif di Indonesia, penggunaan Open AI perlu dipertimbangkan sebagai suatu pilihan yang efektif dan efisien. Namun, regulasi yang ketat harus diterapkan dalam penggunaannya untuk menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan hak-hak kreatif manusia.

Referensi:

– Rachmadita, Dian. (2021). Mengenal Apa itu Open AI dan Bagaimana Pengaruhnya pada Dunia Bisnis. KerjaLokal.
– Putu, I. (2021). Open AI, Teknologi Kunci di Era Industri 4.0. SWA.